Smith Findlay

Otot Mengecil Setelah Lama Menggunakan Alat Bantu Jalan

Saat mengalami cedera, biasanya seseorang akan dianjurkan untuk memakai alat bantu jalan untuk mempermudah aktivitas mereka. Seperti yang kita ketahui bahwa saat ini ada berbagai jenis alat bantu jalan yang bisa dipakai oleh para pasien. Dengan menggunakan alat bantu jalan tersebut, maka setiap pasien akan lebih mudah untuk bergerak serta beraktivitas. Selain kursi roda, tentu masih banyak jenis alat bantu jalan lainnya yang bisa digunakan oleh pasien. Penggunaan alat bantu jalan akan disesuaikan dengan kebutuhan setiap pasien. Lalu, apa saja jenis alat bantu jalan untuk pasien agar lebih mudah beraktivitas?

Mengenal Aneka Alat Bantu Jalan

Alat bantu jalan yang paling populer adalah kursi roda. Namun, ternyata masih banyak jenis alat bantu jalan lainnya yang bisa digunakan oleh para pasien. Nah, berikut ini adalah beberapa jenis alat bantu jalan yang biasa dipakai oleh para pasien untuk mempermudah aktivitas sehari-hari:

  1. Walker

Walker adalah sebuah alat bantu jalan dengan empat kaki serta dua pegangan untuk tangan. Pada umumnya, alat ini dibuat dari bahan aluminium atau logam, sehingga cukup ringan. Alat ini biasanya lebih sering dipakai oleh para lansia. Penggunaan walker sendiri bermanfaat untuk memberikan rasa aman kepada para pasien serta membantu mempercepat pasien agar bisa cepat bugar dan kembali berjalan normal.

  1. Kruk

Kruk adalah alat bantu jalan yang dibuat berpasangan dengan tujuan untuk mengatur keseimbangan pasien saat berjalan. Alat ini digunakan dengan cara disandarkan pada bagian ketiak. Namun, ada pula yang digunakan dengan cara disandarkan pada lengan. Dengan menggunakan alat ini, maka pasien akan berjalan lebih seimbang tanpa bantuan orang lain.

  1. Tripod

Sesuai dengan namanya, alat bantu jalan yang satu ini memiliki tiga kaki. Alat ini biasanya lebih sering dipakai oleh pasien yang kondisi tubuhnya sudah cukup bagus.

Cara Mengatasi Otot Yang Mengecil Akibat Penggunaan Alat Bantu Jalan

Benarkah menggunakan alat bantu jalan bisa menyebabkan otot menjadi kecil?  Ya, pernyataan tersebut memang benar. Hal ini disebabkan karena kaki yang cedera tidak banyak bergerak. Selama masa cedera, pasien dibantu berjalan menggunakan alat bantu untuk mempermudah aktivitas. Oleh sebab itu, kaki menjadi jarang bergerak dan menyebabkan jaringan otot menjadi melemah. Hal inilah yang menyebabkan massa otot menyusut selama pasien menggunakan alat bantu jalan. Lalu, bagaimana cara untuk mengatasinya? Inilah cara untuk mengatasi otot mengecil setelah menggunakan alat bantu jalan:

  • Menjalani terapi ultrasound menjadi salah satu cara untuk mengatasi masalah otot mengecil. Terapi ultrasound merupakan suatu prosedur invasif yang menggunakan kinerja gelombang suara.
  • Melakukan terapi fisik merupakan cara paling mudah untuk mengembalikan massa otot yang mengecil. Terapi fisik dilakukan dengan cara membantu pergerakan di bagian kaki yang sedang mengalami atrofi otot. Secara bertahap, massa otot akan membesar kembali.
  • Melakukan operasi menjadi jalan satu-satunya jika kedua proses di atas tidak bisa membantu mengembalikan massa otot yang hilang. Operasi bisanya dilakukan jika kondisi otot pasien sudah sangat parah, misalnya karena tendon atau kontraktur mengalami sobek.

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi massa otot yang mengecil setelah menggunakan alat bantu jalan. Karena masalah ini masih bisa diatasi, maka pasien tidak perlu khawatir saat harus menggunakan alat bantu jalan seperti kursi roda, tripod, kruk, dan walker. Namun, setiap pasien harus menggunakan alat bantu jalan yang tepat sesuai dengan kebutuhannya, sehingga bisa membantu mengatasi masalah dan mempermudah untuk beraktivitas setiap harinya.