Smith Findlay

Hidup Sehat

Alasan Harus Mengonsumsi Wortel

Wortel adalah salah satu sayur yang sering kita jumpai di dalam sup. Bukan hanya terdapat di dalam sup, wortel juga banyak digunakan pada menu lain seperti omlet, jus, dan lain sebagainya. Saat kita kecil, pasti ada satu waktu di mana ibu menyuruh kita untuk mengonsumsi banyak wortel karena sangat baik untuk kesehatan mata. Wortel yang identik dengan vitamin A ini memang sangat baik untuk kesehatan mata. Bahkan, bukan hanya untuk mata, wortel juga memiliki fungsi menakjubkan lainnya untuk kesehatan.

Berbagai Kandungan Di Dalam Wortel

Sayuran orange yang menjadi makanan favorit kelinci ini tidak hanya memiliki kandungan vitamin A yang tinggi dalam bentuk beta-karoten. Selain karena rasanya yang lezat, wortel juga merupakan salah satu jenis favorit karena banyaknya manfaat yang diberikannya. Kandungan paling banyak di dalam wortel adalah air, karbohidrat, dan vitamin A. namun selain itu, vitamin K dan B6 juga ditemukan pada wortel. Kalium yang sangat berguna untuk otot dan jantung, serta biotin yang berguna untuk meningkatkan sistem metabolisme tubuh juga dapat kita temukan pada wortel.

Alasan Harus Mengonsumsi Wortel

Bujukan ibu sewaktu kita kecil untuk mengonsumsi banyak wortel memang benar, karena wortel mengandung banyak nutrisi seperti yang sudah dijelaskan di atas. Namun, untuk lebih meyakinkan akan lebih baik jika kita mengetahui dengan jelas apa saja manfaat dari wortel. Berikut ini beberapa manfaat wortel yang mungkin saja tidak kita ketahui selama ini.

  1. Mencegah penyakit jantung

Mengonsumsi wortel dalam jumlah tertentu akan mengurangi resiko terkena penyakit jantung. Penelitian di Skotlandia menyebutkan jika wortel sebanyak 7 ons dikonsumsi setiap hari selama 3 minggu berturut-turut akan mengurangi resiko penyakit jantung sebanyak 11 persen. Itulah mengapa mengonsumsi wortel dengan jumlah yang tepat akan membuat jantung sehat.

  1. Menurunkan tekanan darah

Tekanan darah yang tinggi tentu saja akan mempengaruhi kesehatan tubuh. Kandungan potasium di dalam wortel sangat ampuh untuk menurunkan tekanan darah dan menormalkannya kembali. Selain itu, kandungan tersebut juga akan menurunkan stres pada kardiovaskular sehingga tekanan darah akan kembali normal.

  1. Mencegah kanker

Kanker adalah salah satu penyakit mematikan yang hingga saat ini belum ditemukan obatnya. Sebelum sel kanker tumbuh, mencegahnya adalah pilihan terbaik. Salah satunya dengan mengonsumsi wortel karena didalamnya terdapat kandungan beta-karoten yang cukup tinggi.

  1. Mencegah stroke

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa kanker bisa mengurangi resiko terkena stroke hingga 68%. Beta-karoten di dalam wortel mampu menormalkan tekanan darah sehingga aliran darah di dalam tubuh akan lancar. Itulah mengapa konsumsi wortel setiap hari sangat baik untuk tubuh.

  1. Mengatasi diabetes

Karotenoid di dalam wortel berfungsi meregulasikan kadar gula di dalam darah. Resistansi insulin yang dialami oleh penderita diabetes dapat diatasi dengan karotenoid yang ada di dalam wortel. Dengan normalnya insulin kembali, maka tekanan darah di dalam tubuh akan semakin membaik. Karotenoid tersebut juga mampu mengatur banyaknya glukosa dan insulin yang dibutuhkan tubuh.

  1. Meningkatkan metabolisme tubuh

Sekresi di dalam empedu dapat ditingkatkan dengan mengonsumsi wortel. Peningkatan sekresi tersebut juga akan meningkatkan sistem metabolisme di dalam tubuh. Peningkatan metabolisme tersebut juga akan menurunkan berat badan. Itulah mengapa jus wortel juga merupakan menu yang tepat untuk diet karena rendah kalori dan mengenyangkan. Hal tersebut hanyalah satu dari banyaknya manfaat wortel yang akan membuat kita mengonsumsinya.

Cara Menghindari Kambuhnya Maag, Asam Lambung

Penyakit maag dan asam lambung adalah penyakit umum yang diderita oleh banyak orang. bahkan sebuah data dari WHO pernah menyebutkan bahwa sebanyak 40% masyarakat Indonesia mengalami maag dan asam lambung. Permasalahan di sistem pencernaan ini memang bukan sesuatu yang serius jika saja kebiasaan buruk tidak kita teruskan. Namun ketika mengabaikan dan tetap mengerjakan kebiasaan buruk dalam makan, dapat dipastikan masalah ini akan mempengaruhi kesehatan tubuh kita.

Penyebab Sakit Maag Dan Asam Lambung Meningkat

Maag yang disebut-sebut sebagai penyakit semua orang ini memang merepotkan karena penderita akan mengalami beberapa gejala yang mengganggu. Mual, perut kembung, sakit di ulu hati, dan bahkan muntah akan terasa ketika maag dan asam lambung meningkat. Permasalahan tersebut disebabkan oleh banyak faktor mulai sari stres, kebiasaan telat makan, makan makanan pedas, hingga seringnya mengonsumsi minuman beralkohol. Asam lambung sebenarnya sangat memantu proses pencernaan di dalam lambung, namun ketika kadar asam lambung terlalu tinggi, maka akan merambat hingga ke kerongkongan.

Menghindari Maag Dan Asam Lambung Yang Meningkat

Ketika penyakit maag kambuh dan asam lambung meningkat, hal tersebut tentu saja akan sangat mengganggu. Rasa mual yang teramat sangat, perut perih, dan sakit di ulu hati tentu saja akan sangat mengganggu kegiatan kita. Bagi Anda penderita maag dan gastritis, tentu saja harus sangat berhati-hati dengan apa yang Anda konsumsi dan lakukan. Berikut ini beberapa cara untuk menghindari kemungkinan maag kambuh dan meningkatnya asam lambung.

  1. Menjaga porsi makan

Banyak sedikitnya makanan yang kita konsumsi akan sangat mempengaruhi seberapa besar produksi asam lambung yang akan dikeluarkan oleh lambung. Ketika kita makan terlalu banyak, itu berarti semakin lama pula lambung bekerja untuk memproses makanan tersebut. Hal tersebut berarti pula semakin banyak asam lambung yang akan diproduksi oleh lambung. Itulah mengapa kita harus selalu menjaga porsi makan kita untuk tetap sedikit.

  1. Menghindari makan larut malam

Pukul 10 malam lebih, adalah waktu tubuh untuk beristirahat. Makan malam terlalu larut hanya akan membuat makanan kita dicerna dengan waktu yang lebih lama. Bagian esophageal sphincter di dalam tubuh kita akan lebih rendah sehingga makanan akan lebih mudah menuju ke kerongkongan. Itulah mengapa waktu yang baik untuk makan adalah 3 hingga 4 jam sebelum tidur.

  1. Memiliki jadwal makan yang baik

Selain menjaga untuk makan dalam porsi kecil, waktu makan juga penting untuk menghindari maag kambuh dan meningkatnya asam lambung. Makanlah secara teratur 3 kali sehari. Jika Anda merasa lapar, maka pilihlah camilan sehat.

  1. Menghindari makanan asam dan lemak yang tinggi

Makanan asam dan berlemak tinggi adalah jenis makanan yang akan membuat produksi asam lambung di perut kita meningkat. Itulah mengapa kita harus menghindarinya dengan baik. Begitu pula dengan makanan yang terlalu pedas, karena tidak baik untuk penderita maag.

  1. Menjalankan gaya hidup sehat

Menjalankan gaya hidup sehat memang menjadi kunci untuk mendapatkan hidup yang sehat. Beberapa contoh diantaranya adalah mengonsumsi makanan sehat seperti buah dan sayur, rajin berolahraga, dan menghindari minuman beralkohol serta rokok. Minuman beralkohol dan rokok adalah pemicu terbaik dari gangguan maag dan asam lambung. Maka bagi Anda yang menderita maag, sebaiknya sangat hindari kedua hal tersebut. Terlebih, minuman beralkohol dan rokok memang sangat membahayakan kesehatan tubuh.

Gejala Diabetes Tipe 1 dan 2

Indonesia berada di urutan ke 7 sebagai Negara yang memiliki penderita diabetes terbanyak di dunia. Tak mengherankan memang melihat bagaimana gaya hidup kebanyakan masyarakat saat ini. Diabetes memang menjadi penyakit yang banyak diderita oleh orang dewasa, namun tak sedikit pula anak muda yang sudah terkena diabetes. Diabetes merupakan gangguan di mana kadar gula di dalam darah sangat tinggi. Hal tersebut terjadi karena kondisi pancreas yang bermasalah sehingga tidak bisa menghasilkan insulin.

Dua Tipe Diabetes Yang Sering Diderita Masyarakat

Sebenarnya ada beberapa jenis diabetes yang banyak diderita oleh masyarakat, namun diabetes tipe 1 dan tipe 2 sepertinya memiliki penderita yang paling banyak. Meskipun penyakit yang umum, namun banyak masyarakat yang belum mengetahui apa itu diabetes tipe 1 dan tipe 2, begitu pula dengan gejala yang ditampakkannya. Banyak yang mengatakan bahwa tipe 1 adalah diabetes yang diderita oleh penderita sejak muda, sedangkan tipe 2 diderita oleh orang dewasa. Hal tersebut memang tidak sepenuhnya salah, namun sebaiknya simak gejala kedua jenis diabetes tersebut di bawah ini.

Gejala Diabetes Tipe 1

Banyak penderita yang mengira bahwa diabetes merupakan penyakit yang datang secara tiba-tiba. Hal tersebut dikarenakan gejala yang ditampakkan oleh penyakit ini memang mirip dengan gejala penyakit lainnya. Sedangkan untuk tipe 1 ini merupakan penyakit autoimun, di mana pengobatannya dengan menyuntikan insulin tambahan. Simak beberapa gejala diabetes tipe 1 di bawah ini.

  1. Terlalu sering buang air kecil

Gejala pertama yang sering dirasakan oleh penderita diabetes tipe 1 adalah terlalu sering buang air kecil. Hal tersebut dikarenakan gula darah yang berlebihan di dalam darah sehingga memacu ginjal untuk membuangnya melalui urine. Itulah mengapa penderita diabetes tipe 1 akan sering bolak-balik ke toilet.

  1. Sering merasa haus

Berkaitan dengan seringnya buang air kecil, penderita diabetes tipe 1 juga akan sering merasakan haus. Cairan tubuh yang sering hilang akan membuat tubuh juga membutuhkan banyak cairan tambahan. Itulah mengapa penderita akan sering mengalami haus, meskipun sudah banyak minum.

  1. Berat badan turun drastis

Gula yang seharusnya diserap oleh tubuh harus berakhir di dalam darah sehingga tubuh penderita biasanya akan mengalami penurunan berat badan. Ketika seseorang mengalami penurunan berat badan yang drastis padahal tidak sedang menjalani diet, maka harus hati-hati. Hal tersebut dikarenakan kemungkinan adanya penyakit diabetes.

Gejala Diabetes Tipe 2

Diabetes tipe 2 biasanya akan muncul pada mereka yang memiliki usia diatas 30 tahun, meskipun tidak menjamin bahwa anak-anak dan remaja juga akan terhindar dari penyakit ini. diabetes tipe ini dicirikan dengan ketidakmampuan tubuh dalam merespons insulin yang dihasilkan pancreas. Berikut ini gejalanya yang berbeda dengan tipe 1.

  1. Sering merasa lemah

Penderita diabetes tipe 2 akan lebih sering lemas dan kurang bertenaga setiap harinya. Menjalankan aktivitas akan terasa berat karena badan yang terasa lemas. Hal tersebut dikarenakan kandungan gula yang tidak bisa dijadikan energy oleh tubuh.

  1. Mengalami masalah kulit

Ternyata kandungan insulin yang terlalu banyak di dalam tubuh akan berpengaruh pada kesehatan kulit. Meskipun insulin banyak di dalam tubuh, namun tidak bisa digunakan untuk mengatur kadar darah di dalam tubuh. Hal tersebut membuat kulit penderita mengalami berbagai masalah seperti kulit gatal, kering, dan berbecak. Bahkan produksi insulin berlebih bisa menimbulkan ruam hitam di bagian belakang leher.

Cara Mudah Diet Tanpa Menyiksa Diri

Tubuh yang profesional dan berat badan yang ideal tentu saja menjadi impian banyak orang karena badan yang ideal akan sangat mempengaruhi penampilan kita. Bukan hanya wanita saja yang ingin mendapatkan badan ideal, namun juga para pria. Berbagai cara bahkan dilakukan hanya untuk mendapatkan berat badan ideal yang diinginkan. Mulai dari menjaga makanan yang dikonsumsi, mengonsumsi produk penurun berat badan, hingga melakukan diet ekstrem.

Berbagai Cara Mendapatkan Badan Ideal

Memiliki berat badan ideal yang tidak terlalu kurus maupun gemuk memang akan sangat mempengaruhi penampilan. Mereka yang memiliki berat badan ideal akan terlihat lebih menarik dan energik jika dibandingkan dengan mereka yang kekurangan maupun kelebihan berat badan. Mulai dari cara sederhana seperti memperhatikan pola makan, hingga cara ekstrem seperti sedot lemak dan diet ekstrem dilakukan untuk mendapatkan berat badan ideal. Sayangnya, cara ekstrem seperti diet sering kali menyiksa diri sendiri dan bahkan tidak menunjukkan perubahan seperti yang diharapkan sebelumnya.

Memilih Jenis Diet Yang Tepat

Kita tahu bahwa tidak semua diet bisa cocok dan ampuh menurunkan berat badan. Banyak orang yang telah melakukan berbagai macam diet namun berat badan masih tetap saja tidak mengalami perubahan. Bahkan tak jarang jenis diet yang kita lakukan menyiksa diri kita sendiri, namun tetap kita lakukan demi mendapatkan berat badan ideal. Jika jenis diet yang Anda pilih tidak memperlihatkan hasil seperti yang Anda inginkan, maka sebaiknya berhenti dan anti dengan jenis diet lainnya. Jangan sampai Anda melakukan diet yang justru menyiksa diri Anda sendiri. Di bawah ini beberapa cara diet sehat tanpa menyiksa diri sendiri.

  1. Tidak menghindari sarapan

Makan pagi atau sarapan biasanya adalah hal yang paling anti dilakukan oleh mereka yang menjalankan diet. Padahal, sarapan sangat penting untuk tubuh kita yang akan membutuhkan energy untuk memulai aktivitas. Selain itu, menghindari sarapan di pagi hari juga akan membuat kita lupa diri saat makan siang karena rasa lapar yang sangat. Bahkan sebuah penelitian juga mengatakan bahwa mereka yang sering meninggalkan sarapan memiliki resiko terkena diabetes 4 kali lebih besar dibanding mereka yang rajin sarapan.

  1. Ubah mindset takut makan

Diet bukan berarti kita harus berhenti makan dan bahkan hingga takut makan. Ingat selalu bahwa tubuh membutuhkan kalori cukup setiap harinya. Menanamkan mindset takut makan hanya akan menyiksa diri sendiri. Kita masih bisa makan makanan yang kita inginkan, hanya batasi porsi yang kita konsumsi.

  1. Tak perlu menghindari makanan berlemak

Opor ayam, rendang, dan kambing guling biasanya adalah menu yang sangat dihindari oleh pelaku diet. Bahkan mereka mendeklarasikan makanan tersebut haram dimakan karena kandungan lemak tinggi didalamnya. Saat disajikan makanan lezat tersebut, kita masih boleh memakannya meskipun sedang diet. Cukup sadarkan diri kita untuk berhenti saat sudah cukup.

  1. Olahraga

Meskipun pelaku diet menghindari makanan apa pun selama masa diet, namun tidak melakukan olahraga, maka diet hanya akan percuma. Olahraga sangat penting untuk kesehatan tubuh. terutama bagi mereka yang menjalankan program diet. Jangan malas berolahraga, lakukan setidaknya 30 menit setiap hari.

  1. Sayur dan buah

Bahan makanan dengan kandungan serat paling banyak ditemukan pada sayur dan buah. Sayur dan buah juga menu makanan yang paling sehat untuk kita yang melakukan diet maupun tidak. Konsumsi sayur dan buah setiap harinya agar tubuh menjadi semakin segar.