Smith Findlay

Cara Menghindari Kambuhnya Maag, Asam Lambung

Penyakit maag dan asam lambung adalah penyakit umum yang diderita oleh banyak orang. bahkan sebuah data dari WHO pernah menyebutkan bahwa sebanyak 40% masyarakat Indonesia mengalami maag dan asam lambung. Permasalahan di sistem pencernaan ini memang bukan sesuatu yang serius jika saja kebiasaan buruk tidak kita teruskan. Namun ketika mengabaikan dan tetap mengerjakan kebiasaan buruk dalam makan, dapat dipastikan masalah ini akan mempengaruhi kesehatan tubuh kita.

Penyebab Sakit Maag Dan Asam Lambung Meningkat

Maag yang disebut-sebut sebagai penyakit semua orang ini memang merepotkan karena penderita akan mengalami beberapa gejala yang mengganggu. Mual, perut kembung, sakit di ulu hati, dan bahkan muntah akan terasa ketika maag dan asam lambung meningkat. Permasalahan tersebut disebabkan oleh banyak faktor mulai sari stres, kebiasaan telat makan, makan makanan pedas, hingga seringnya mengonsumsi minuman beralkohol. Asam lambung sebenarnya sangat memantu proses pencernaan di dalam lambung, namun ketika kadar asam lambung terlalu tinggi, maka akan merambat hingga ke kerongkongan.

Menghindari Maag Dan Asam Lambung Yang Meningkat

Ketika penyakit maag kambuh dan asam lambung meningkat, hal tersebut tentu saja akan sangat mengganggu. Rasa mual yang teramat sangat, perut perih, dan sakit di ulu hati tentu saja akan sangat mengganggu kegiatan kita. Bagi Anda penderita maag dan gastritis, tentu saja harus sangat berhati-hati dengan apa yang Anda konsumsi dan lakukan. Berikut ini beberapa cara untuk menghindari kemungkinan maag kambuh dan meningkatnya asam lambung.

  1. Menjaga porsi makan

Banyak sedikitnya makanan yang kita konsumsi akan sangat mempengaruhi seberapa besar produksi asam lambung yang akan dikeluarkan oleh lambung. Ketika kita makan terlalu banyak, itu berarti semakin lama pula lambung bekerja untuk memproses makanan tersebut. Hal tersebut berarti pula semakin banyak asam lambung yang akan diproduksi oleh lambung. Itulah mengapa kita harus selalu menjaga porsi makan kita untuk tetap sedikit.

  1. Menghindari makan larut malam

Pukul 10 malam lebih, adalah waktu tubuh untuk beristirahat. Makan malam terlalu larut hanya akan membuat makanan kita dicerna dengan waktu yang lebih lama. Bagian esophageal sphincter di dalam tubuh kita akan lebih rendah sehingga makanan akan lebih mudah menuju ke kerongkongan. Itulah mengapa waktu yang baik untuk makan adalah 3 hingga 4 jam sebelum tidur.

  1. Memiliki jadwal makan yang baik

Selain menjaga untuk makan dalam porsi kecil, waktu makan juga penting untuk menghindari maag kambuh dan meningkatnya asam lambung. Makanlah secara teratur 3 kali sehari. Jika Anda merasa lapar, maka pilihlah camilan sehat.

  1. Menghindari makanan asam dan lemak yang tinggi

Makanan asam dan berlemak tinggi adalah jenis makanan yang akan membuat produksi asam lambung di perut kita meningkat. Itulah mengapa kita harus menghindarinya dengan baik. Begitu pula dengan makanan yang terlalu pedas, karena tidak baik untuk penderita maag.

  1. Menjalankan gaya hidup sehat

Menjalankan gaya hidup sehat memang menjadi kunci untuk mendapatkan hidup yang sehat. Beberapa contoh diantaranya adalah mengonsumsi makanan sehat seperti buah dan sayur, rajin berolahraga, dan menghindari minuman beralkohol serta rokok. Minuman beralkohol dan rokok adalah pemicu terbaik dari gangguan maag dan asam lambung. Maka bagi Anda yang menderita maag, sebaiknya sangat hindari kedua hal tersebut. Terlebih, minuman beralkohol dan rokok memang sangat membahayakan kesehatan tubuh.