Smith Findlay

Monthly Archive: December 2018

Alasan Harus Mengonsumsi Wortel

Wortel adalah salah satu sayur yang sering kita jumpai di dalam sup. Bukan hanya terdapat di dalam sup, wortel juga banyak digunakan pada menu lain seperti omlet, jus, dan lain sebagainya. Saat kita kecil, pasti ada satu waktu di mana ibu menyuruh kita untuk mengonsumsi banyak wortel karena sangat baik untuk kesehatan mata. Wortel yang identik dengan vitamin A ini memang sangat baik untuk kesehatan mata. Bahkan, bukan hanya untuk mata, wortel juga memiliki fungsi menakjubkan lainnya untuk kesehatan.

Berbagai Kandungan Di Dalam Wortel

Sayuran orange yang menjadi makanan favorit kelinci ini tidak hanya memiliki kandungan vitamin A yang tinggi dalam bentuk beta-karoten. Selain karena rasanya yang lezat, wortel juga merupakan salah satu jenis favorit karena banyaknya manfaat yang diberikannya. Kandungan paling banyak di dalam wortel adalah air, karbohidrat, dan vitamin A. namun selain itu, vitamin K dan B6 juga ditemukan pada wortel. Kalium yang sangat berguna untuk otot dan jantung, serta biotin yang berguna untuk meningkatkan sistem metabolisme tubuh juga dapat kita temukan pada wortel.

Alasan Harus Mengonsumsi Wortel

Bujukan ibu sewaktu kita kecil untuk mengonsumsi banyak wortel memang benar, karena wortel mengandung banyak nutrisi seperti yang sudah dijelaskan di atas. Namun, untuk lebih meyakinkan akan lebih baik jika kita mengetahui dengan jelas apa saja manfaat dari wortel. Berikut ini beberapa manfaat wortel yang mungkin saja tidak kita ketahui selama ini.

  1. Mencegah penyakit jantung

Mengonsumsi wortel dalam jumlah tertentu akan mengurangi resiko terkena penyakit jantung. Penelitian di Skotlandia menyebutkan jika wortel sebanyak 7 ons dikonsumsi setiap hari selama 3 minggu berturut-turut akan mengurangi resiko penyakit jantung sebanyak 11 persen. Itulah mengapa mengonsumsi wortel dengan jumlah yang tepat akan membuat jantung sehat.

  1. Menurunkan tekanan darah

Tekanan darah yang tinggi tentu saja akan mempengaruhi kesehatan tubuh. Kandungan potasium di dalam wortel sangat ampuh untuk menurunkan tekanan darah dan menormalkannya kembali. Selain itu, kandungan tersebut juga akan menurunkan stres pada kardiovaskular sehingga tekanan darah akan kembali normal.

  1. Mencegah kanker

Kanker adalah salah satu penyakit mematikan yang hingga saat ini belum ditemukan obatnya. Sebelum sel kanker tumbuh, mencegahnya adalah pilihan terbaik. Salah satunya dengan mengonsumsi wortel karena didalamnya terdapat kandungan beta-karoten yang cukup tinggi.

  1. Mencegah stroke

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa kanker bisa mengurangi resiko terkena stroke hingga 68%. Beta-karoten di dalam wortel mampu menormalkan tekanan darah sehingga aliran darah di dalam tubuh akan lancar. Itulah mengapa konsumsi wortel setiap hari sangat baik untuk tubuh.

  1. Mengatasi diabetes

Karotenoid di dalam wortel berfungsi meregulasikan kadar gula di dalam darah. Resistansi insulin yang dialami oleh penderita diabetes dapat diatasi dengan karotenoid yang ada di dalam wortel. Dengan normalnya insulin kembali, maka tekanan darah di dalam tubuh akan semakin membaik. Karotenoid tersebut juga mampu mengatur banyaknya glukosa dan insulin yang dibutuhkan tubuh.

  1. Meningkatkan metabolisme tubuh

Sekresi di dalam empedu dapat ditingkatkan dengan mengonsumsi wortel. Peningkatan sekresi tersebut juga akan meningkatkan sistem metabolisme di dalam tubuh. Peningkatan metabolisme tersebut juga akan menurunkan berat badan. Itulah mengapa jus wortel juga merupakan menu yang tepat untuk diet karena rendah kalori dan mengenyangkan. Hal tersebut hanyalah satu dari banyaknya manfaat wortel yang akan membuat kita mengonsumsinya.

Cara Menghindari Kambuhnya Maag, Asam Lambung

Penyakit maag dan asam lambung adalah penyakit umum yang diderita oleh banyak orang. bahkan sebuah data dari WHO pernah menyebutkan bahwa sebanyak 40% masyarakat Indonesia mengalami maag dan asam lambung. Permasalahan di sistem pencernaan ini memang bukan sesuatu yang serius jika saja kebiasaan buruk tidak kita teruskan. Namun ketika mengabaikan dan tetap mengerjakan kebiasaan buruk dalam makan, dapat dipastikan masalah ini akan mempengaruhi kesehatan tubuh kita.

Penyebab Sakit Maag Dan Asam Lambung Meningkat

Maag yang disebut-sebut sebagai penyakit semua orang ini memang merepotkan karena penderita akan mengalami beberapa gejala yang mengganggu. Mual, perut kembung, sakit di ulu hati, dan bahkan muntah akan terasa ketika maag dan asam lambung meningkat. Permasalahan tersebut disebabkan oleh banyak faktor mulai sari stres, kebiasaan telat makan, makan makanan pedas, hingga seringnya mengonsumsi minuman beralkohol. Asam lambung sebenarnya sangat memantu proses pencernaan di dalam lambung, namun ketika kadar asam lambung terlalu tinggi, maka akan merambat hingga ke kerongkongan.

Menghindari Maag Dan Asam Lambung Yang Meningkat

Ketika penyakit maag kambuh dan asam lambung meningkat, hal tersebut tentu saja akan sangat mengganggu. Rasa mual yang teramat sangat, perut perih, dan sakit di ulu hati tentu saja akan sangat mengganggu kegiatan kita. Bagi Anda penderita maag dan gastritis, tentu saja harus sangat berhati-hati dengan apa yang Anda konsumsi dan lakukan. Berikut ini beberapa cara untuk menghindari kemungkinan maag kambuh dan meningkatnya asam lambung.

  1. Menjaga porsi makan

Banyak sedikitnya makanan yang kita konsumsi akan sangat mempengaruhi seberapa besar produksi asam lambung yang akan dikeluarkan oleh lambung. Ketika kita makan terlalu banyak, itu berarti semakin lama pula lambung bekerja untuk memproses makanan tersebut. Hal tersebut berarti pula semakin banyak asam lambung yang akan diproduksi oleh lambung. Itulah mengapa kita harus selalu menjaga porsi makan kita untuk tetap sedikit.

  1. Menghindari makan larut malam

Pukul 10 malam lebih, adalah waktu tubuh untuk beristirahat. Makan malam terlalu larut hanya akan membuat makanan kita dicerna dengan waktu yang lebih lama. Bagian esophageal sphincter di dalam tubuh kita akan lebih rendah sehingga makanan akan lebih mudah menuju ke kerongkongan. Itulah mengapa waktu yang baik untuk makan adalah 3 hingga 4 jam sebelum tidur.

  1. Memiliki jadwal makan yang baik

Selain menjaga untuk makan dalam porsi kecil, waktu makan juga penting untuk menghindari maag kambuh dan meningkatnya asam lambung. Makanlah secara teratur 3 kali sehari. Jika Anda merasa lapar, maka pilihlah camilan sehat.

  1. Menghindari makanan asam dan lemak yang tinggi

Makanan asam dan berlemak tinggi adalah jenis makanan yang akan membuat produksi asam lambung di perut kita meningkat. Itulah mengapa kita harus menghindarinya dengan baik. Begitu pula dengan makanan yang terlalu pedas, karena tidak baik untuk penderita maag.

  1. Menjalankan gaya hidup sehat

Menjalankan gaya hidup sehat memang menjadi kunci untuk mendapatkan hidup yang sehat. Beberapa contoh diantaranya adalah mengonsumsi makanan sehat seperti buah dan sayur, rajin berolahraga, dan menghindari minuman beralkohol serta rokok. Minuman beralkohol dan rokok adalah pemicu terbaik dari gangguan maag dan asam lambung. Maka bagi Anda yang menderita maag, sebaiknya sangat hindari kedua hal tersebut. Terlebih, minuman beralkohol dan rokok memang sangat membahayakan kesehatan tubuh.